LAPORAN DARI CHINA

Pabrik BYD di Subang Mulai Produksi Mobil Kuartal I 2026

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 10:39 WIB
PT BYD Indonesia menyebut pembangunan pabrik itu sudah masuk dalam tahap akhir dan optimis bisa produksi kuartal pertama 2026.
PT BYD Indonesia menyebut pembangunan pabrik itu sudah masuk dalam tahap akhir dan optimis bisa produksi kuartal pertama 2026. CNN Indonesia/Adi Ibrahim
Zhengzhou, CNN Indonesia --

BYD memastikan bahwa pabrik yang dibangun di Subang akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Meski begitu, tidak menutup peluang memproduksi unit untuk diekspor.

Hal itu diungkap Liu Xueliang selaku General Manager of the Asia-Pacific Auto Sales Division BYD saat jumpa awak media dari Indonesia di Zhengzhou, Henan, China, Kamis (15/1).

Liu menegaskan investasi BYD di Indonesia sudah terencana dengan jelas dan sangat mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik dan ingin ekosistem terbangun dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang rencana kami adalah 150 ribu unit per tahun. tapi kalau pasar ada pertumbuhan lebih, kami juga akan memperbesar produksinya," kata Liu seperti disampaikan melalui President Director PT BYD Indonesia, Eagle Zhao, yang juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Lihat Juga :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak hanya kerja sama dengan supplier, tetapi kami juga akan kerja sama untuk R&D dan produksi parts yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia."

"Untuk mobil yang nanti diproduksi di Indonesia, tentu saja prioritasnya adalah untuk pasar Indonesia. Tapi kalau kapasitasnya, kami menginginkan, kami memikirkan untuk ekspor ke luar negeri," ucap Liu.

"Intinya adalah kami ingin membentuk rangkaian industri mobil yang sangat kuat di Indonesia," lanjutnya.

Liu enggan menjabarkan angka pasti jumlah investasi mereka di Subang Smartpolitan Jawa Barat tersebut. Meski begitu sebelumnya pabrik itu disebut memiliki nilai investasi mencapai lebih dari Rp11 triliun.

Pada November 2025, PT BYD Indonesia menyebut pembangunan pabrik itu sudah masuk dalam tahap akhir dan optimis bisa produksi kuartal pertama 2026.

"Kami sudah mempercepat jadwal, kami ingin lebih cepat seluruh proses persiapan finalnya. Saya sendiri percaya seluruh prosesnya, dan segala pengujian dan persiapan, sudah dalam tahapan penyelesaian," ujarnya.

"Kami masih optimis mobil pertama dari Production 9 [Pabrik BYD di Subang] sungguh bisa kick off pada kuartal pertama 2026."

Liu dan Eagle mengonfirmasi bahwa, pada akhir 2025, mereka sudah mendapatkan sertifikat SS untuk pabrik di Subang yang menyatakan kegiatan telah memenuhi standar yang ditetapkan Pemerintah Indonesia.

(end/mik)


[Gambas:Video CNN]