Lihat Langsung Cara BYD Siksa Mobil di China Sebelum Dijual
Seperti namanya, Build Your Dreams, BYD memang seserius itu membangun segala mimpinya menciptakan kendaraan listrik untuk berbagai angan pelanggan. Mereka melakukannya secara efisien dengan membuat seluruh komponennya sendiri semenjak lihai memproduksi baterai isi ulang pada 1995.
Prinsip "bikin sendiri" juga diterapkan dalam pengujian produk perusahaan otomotif kebanggaan Negeri Tirai Bambu tersebut, salah satunya dengan membuat sirkuit segala medan di Zhengzhou, Henan, China.
Sirkuit ini bukan sekadar sirkuit. Pun bukan sekadar laboratorium pengujian mobil. Melainkan simulasi dengan rentang yang ekstrem, mulai dari skala paling ringan hingga tahapan yang bisa jadi mewujudkan mimpi liar penggemar otomotif.
Sirkuit itu berlokasi di kawasan Zona Ekonomi Bandara Zhengzhou yang terbentang setara tiga kali Jakarta Selatan, dan bersebelahan dengan pabrik raksasa BYD seluas 10,67 juta meter persegi atau setara Kota Sibolga di Sumatera Utara.
Dengan luasan mencapai 198,7 ribu meter persegi, BYD All-Terrain Circuit yang kini terbuka untuk publik tersebut terbagi dalam sejumlah zona, yakni Low-Friction Ring, Intelligent Parking, Kick-Plate, Wading Pool, Dynamic Paddock, Race Track, Off-Road Park, Indoor Sand Dune, dan simulasi Megawatt Flash Charging.
Menghadap langit
Mari mulai dengan zona untuk para adrenaline junkie. Off-road Park adalah wilayah yang menjadi gambaran segala jenis bentuk perlintasan, mulai dari berbatu, bergelombang hingga bergundukan, tanjakan terjal 42 derajat, sampai simulasi berhenti ketika kepala mendongak.
Pada zona inilah, BYD pamer keunggulan fitur Bao 5 yang dirancang untuk off-road dengan platform DMO atau Dual Mode Off-Road. Mobil kembaran Denza B5 itu unjuk kebolehan menghadapi segala jenis model rintangan ekstrem dengan fitur-fitur canggihnya.
Dengan fitur-fitur yang sudah dibuat spesifik sesuai medan yang dihadapi, pengemudi jadi lebih 'santai' di balik kemudi dan menikmati sensasi menaklukkan tantangan ekstrem. Tak perlu khawatir ketika mobil miring ekstrem hingga terasa akan terguling, karena fitur canggih BYD tetap memungkinkan mobil tetap stabil.
Sementara bagi penumpang, guncangan yang dirasakan tak lebih dari duduk di wahana ekstrem di taman ria. Safety belt fleksibel mengikuti tapi tahu persis kapan menahan tubuh agar tak tertarik mengikuti gravitasi. Bahkan penumpang masih bisa berswafoto saat kaca depan mobil tak lagi menunjukkan jalanan melainkan secara perlahan menghadap langit.
BYD menjelaskan zona off-road yang bagai penjelajahan di alam liar ini memang dirancang untuk memperlihatkan stabilitas kendaraan, distribusi torsi yang presisi, serta kinerja sistem penggerak listrik dalam kondisi ekstrem secara terkontrol.
"Beragam lintasan tersebut memperlihatkan bagaimana sistem penggerak semua roda berbasis kontrol elektronik BYD bekerja secara adaptif, mengatur distribusi tenaga ke masing-masing roda sesuai kondisi permukaan," papar BYD dalam pernyataannya.
"Beberapa skenario ekstrem ditampilkan dalam bentuk demonstrasi terkontrol untuk menampilkan kapabilitas teknologi kendaraan."
Ngacir bagai F1
Zona untuk para adrenaline junkie lainnya adalah Race Track. Di zona ini, visual film adu balap ala F1 bukan lagi sebagai penonton dari balik kaca, tetapi justru ikut berada di dalam mobil. BYD jelas ingin pamer mobil listrik juga bisa ikut adu balap kelas F1.
Ada mobil balap supercar Yangwang U9 yang dipamerkan oleh BYD di sini. Mobil ini dipromosikan memiliki performa ekstrem dengan kemampuan 0-100 km per jam sekitar dua detik. Mobil ini ditunjuk untuk menyimulasikan balapan di lintasan sepanjang 1,7 kilometer dengan sembilan tikungan dan lintasan lurus 550 meter.
Seperti yang dijanjikan, Yangwang U9 tak butuh waktu lama bisa ngacir hingga lebih dari 180 kilometer per jam di lintasan lurus, dan masih bisa belok dengan mantap saat 50 kilometer per jam. Rasanya tentu seperti mewujudkan mimpi sejak kecil untuk menjadi pebalap.
Sementara bagi penumpang, kemampuan Yangwang U9 ngacir ini bahkan rasanya lebih cepat dibanding respons otak mengolah visual lingkungan yang semuanya berubah menjadi garis-garis lurus.
Gaya inersia yang dirasakan penumpang ditopang jok dan sabuk pengaman yang mampu memegang tubuh dengan mantap, sehingga rasanya seperti naik roller coaster tanpa lintasan naik dan turun.
Tentu, ada teknik tertentu yang mesti dipahami pengemudi sebelum menjajal sirkuit ini dan pengelola juga sudah memberikan kode-kodenya di sepanjang lintasan. Sementara bagi mereka yang ingin mencoba simulasi sebelum benar-benar ngacir di lintasan, BYD juga menyediakan wahana simulasinya sebelum memasuki arena.
Menurut BYD, lintasan ini memang dirancang agar pelanggannya merasakan secara langsung performa dari kendaraan NEV dalam aspek eksplorasi akselerasi, handling, dan performa keseluruhan kendaraan dalam kondisi "yang lebih agresif."
"Pengalaman ini memberikan perspektif menyeluruh mengenai kestabilan dan karakter kendaraan pada batas performanya. Lintasan balap ini... memungkinkan pengunjung merasakan langsung akselerasi dan presisi kemudi kendaraan dalam skenario performa tinggi," kata BYD.
Menuju puncak
Zona yang menantang adrenalin lainnya adalah Indoor Sand Dune. Seperti namanya, ini adalah zona yang ditujukan untuk merasakan sensasi mendaki dan menuruni bukit pasir.
BYD pun tak tanggung-tanggung, wahana setinggi nyaris 30 meter dengan kemiringan 28 derajat ini dibangun dari 6.200 ton pasir Gurun Alxa (Alashan) di China yang terkenal memiliki banyak bukit pasir, salah satunya bukit pasir stabil tertinggi di dunia.
Yangwang U8 ditunjuk BYD untuk memamerkan kebolehannya menaklukkan 'bukit' pasir tersebut. Mobil ini memiliki tenaga hingga 1.200 hp dan torsi 1.400 Nm serta akselerasi dan kemampuan off-road yang impresif. Semuanya terlihat saat mobil ini melaju menuju puncak tanjakan pasir.
Yangwang U8 tak butuh banyak pemanasan untuk segera melaju membabat tanjakan pasir ini. Dengan pasti bagai manusia yang menapak tumpukan batu, Yangwang U8 menuju puncak 'bukit' pasir tanpa kendala berarti. Setelah itu, ia juga turun dengan mulus.
Tak berhenti di situ, Yangwang U8 kembali pamer menghadapi tanjakan pasir. Namun kini dengan manuver memutar di punggung tanjakan. Melakukan manuver di kondisi yang mungkin membelalak mata sebagian orang itu pun mulus dilalui mobil rilisan 2023 tersebut.
"Indoor Sand Dune menyimulasikan medan berpasir dan tidak stabil, memungkinkan pengunjung merasakan secara langsung kemampuan kendaraan listrik dalam menjaga traksi dan distribusi tenaga pada permukaan dengan tingkat cengkeraman rendah," kata BYD.
"Sepanjang lintasan, pengunjung dapat merasakan bagaimana sistem kontrol dan distribusi tenaga bekerja secara halus namun konsisten, menjaga stabilitas meski kondisi permukaan terus berubah."