Pertamax Naik Nyaris Rp4.000 Per Liter, Begini Cara Nyetir Irit BBM
Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi RON 92 milik Pertamina, yaitu Pertamax, mengalami kenaikan dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada hari ini, Rabu (10/6). Kenaikan ini bisa bikin makin runyam pengeluaran saat harga barang makin mahal belakangan ini, jadi solusi utama yang bisa diambil adalah mengirit BBM.
Harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup signifikan, bukan cuma pada Pertamax, tapi juga untuk Pertamax Green (RON 95).
Berikut perubahan harganya per liter mulai hari ini, Rabu (10/6):
1. Pertamax (RON 92): Rp12.300 menjadi Rp 16.250 (naik Rp3.950)
2. Pertamax Green 95 (RON 95) Rp12.900 menjadi Rp17.000 (Rp4.100)
3. Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 (tetap)
4. Dexlite (CN 51): Rp23.000 (tetap)
5. Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 (tetap)
Lihat Juga : |
Cara irit BBM
Salah satu cara paling utama irit BBM adalah beralih ke transportasi umum, namun bagi Anda yang masih perlu menggunakan mobil pribadi buat beraktivitas harian bisa menggunnakan cara berikut ini:
1. Tekanan udara ban
Tekanan udara ban yang terlalu rendah bisa menyebabkan boros BBM karena gerakan mobil menjadi berat dan butuh lebih banyak BBM. Pastikan tekanan udara sesuai rekomendasi produsen.
Tekanan udara tinggi secara teknis bisa membuat irit BBM karena gerakan roda menjadi ringan. Namun bila terlalu tinggi dapat berbahaya sebab mengurangi traksi pada permukaan jalan sehingga mengurangi stabilitas, selain itu perjalanan juga menjadi tidak menyenangkan karena ayunan suspensi menjadi keras.
2. Cermat gunakan AC
Pemakaian AC membebani kerja mesin yang butuh lebih banyak BBM. Jika memungkinkan Anda bisa mengurangi pemakaian AC pada kondisi tertentu.
Misalnya tak perlu mengaktifkan AC saat baru menyalakan mesin setelah parkir. Hawa panas bisa dibuang dengan cara membuka semua jendela kemudian menjalankan mobil, setelah suhu mulai turun baru AC bisa dinyalakan.
3. Gunakan mode ECO
Pada mobil-mobil modern sudah dilengkapi mode ECO yang membatasi pemakaian BBM. Pada mode ini biasanya tenaga dan torsi terasa kurang padahal pedal gas sudah ditekan dalam, namun fungsi fitur ECO memang demikian agar lebih irit.
Anda perlu menyesuaikan gaya mengemudi saat fitur ECO aktif.
Bagi mobil yang tak punya mode ECO, Anda bisa lebih irit dengan cara lebih bijak memainkan pedal gas. Kurangi drastis gerakan agresif menekan pedal gas agar pemakaian BBM tidak mubazir.
4. Kurangi beban yang tidak perlu
Membawa barang terlalu berat bakal bikin boros BBM. Anda bisa melakukan penghematan dengan mulai menurunkan barang-barang di kabin yang sebenarnya tidak diperlukan buat kebutuhan sehari-hari.
5. Modifikasi bikin boros
Menghemat BBM juga bisa dicapai dengan mengembalikan kondisi mobil ke standar. Memodifikasi seperti memakai pelek ukuran lebih besar bisa membuat pemakaian BBM lebih boros.
Contoh lain adalah pemakaian roof rack dan roof box. Selain berat, barang ini juga mengurangi kemampuan aerodinamika yang bikin mesin mobil makin kerja berat sehingga butuh lebih banyak BBM.
(ryh/fea)