Menhan Sjafrie Tinjau Proyek Mobnas Pindad di Subang

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 09:30 WIB
Ilustrasi. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi proyek mobil nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (10/6). (Arsip PT Pindad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi proyek mobil nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (10/6). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan pengembangan ekosistem industri otomotif nasional yang dioperasikan PT Pindad.

Direktur Utama PT Pindad, Sigit Santosa menjelaskan proyek ini terbagi ke dalam tiga tahap pembangunan, yaitu pada 2026-2028.

Santosa menyatakan rencana pengembangan kawasan industri terintegrasi yang pada tahap awal menargetkan kapasitas produksi hingga 50 ribu unit kendaraan per tahun pada 2028, dan menuju kapasitas produksi 300 ribu unit per tahun.

"Kami telah sejak beberapa tahun lalu meletakkan investasi SDM (sumber daya manusia) untuk kepentingan proyek nasional ini, baik tingkat perencana, pelaksana hingga tingkat di atas itu," kata Sigit disitat dari Antara.

Kawasan pengembangan mobil nasional di Subang direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 539 hektare sebagai ekosistem manufaktur otomotif terintegrasi, mulai dari fasilitas pabrik, perkantoran, sarana uji, sarana perancangan dan pengembangan, hingga kebutuhan lainnya

Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada area seluas 60 hektare dengan target awal kapasitas produksinya mencapai 50 ribu unit kendaraan per tahun.

"Kawasan Mobil Nasional merupakan instalasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, serta pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi," ucap Sjafrie.

Fasilitas manufaktur tersebut diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja hingga sekitar 2.000 pekerja.

"Selain itu kehadiran dan operasionalisasi proyek mobil nasional ini di sana juga memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik," ujarnya.

(tim/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK