TIPS OTOMOTIF

Kenali Tanda Ban Motor Perlu Diganti Sebelum Berbahaya di Jalan

CNN Indonesia
Rabu, 12 Agu 2026 21:00 WIB
Ban sepeda motor perlu diperhatikan, bila terjadi kerusakan segera ganti untuk menghindari pecah di jalan. iStockphoto/Sofiia Potanina
Jakarta, CNN Indonesia --

Ban merupakan bagian dari sepeda motor yang langsung bersinggungan dengan aspal jalanan. Demi keselamatan berkendara, kita perlu memastikan bahwa ban yang digunakan dalam keadaan baik dan aman dipakai berkendara.

Beberapa tanda yang harus dikenali, jika ban sepeda motor perlu diganti:

1. TWI sejajar dengan tapak ban

Tread Wear Indicators (TWI) merupakan penanda batas ketebalan tapak ban. TWI ditunjukkan dengan munculnnya benjolan kecil yang berada di sela kembangan ban. Apabila benjolan TWI sudah sejajar dengan ketebalan tapak ban, maka artinya ban perlu segera diganti.

Letak munculnya benjolan TWI dapat ditemukan dengan menarik garis lurus tanda segitiga di dinding samping ban.



2. Retaknya dinding atau tapakan ban

Kurangnya elastisitas karet ban merupakan akibat dari retaknya tapakan dinding ban. Hal ini dikarenakan sering berada di bawah sinar matahari yang menyebabkan berkurangnya tingkat elastisitas ban tersebut. Dan jika terlalu lama, akan membuat ban cepat mengalami retakan atau bahkan pecah.

Apabila kekurangan tekanan angin, ban juga dapat mengalami keretakan. Sebab dinding ban harus ikut serta menahan beban, maka saat dipakai dalam keadaan kurangnya tekanan angin, dapat menyebabkan cara kerja ban lebih berat.

3. Terdapat benjolan pada ban

Benjol pada ban sering membuat para pengendara kurang nyaman. Di samping itu, ketidakstabilan kendaraan dapat menyebabkan keselamatan ikut berkurang. Risiko pecahnya ban disebabkan adanya kerusakan umum, seperti tekanan udara berkurang karena ban benjol.

Suhu dalam ban dapat lebih cepat panas dan keras dikarenakan ban itu sendiri kurang mendapat tekanan angin. Selain itu, benjol pada ban terjadi akibat adanya pergerakan tekanan udara ban yang terdapat di satu titik, terutama saat hendak melakukan rem.


4. Tambalan ban terlalu banyak

Sudah seharusnya jika terdapat banyak tambalan, maka ban tersebut harus segera diganti. Rangkaian yang terdapat dalam ban seperti nylon, juga akan rusak jika jarum untuk menambal ban ditusukkan pada ban tersebut.

Apalagi jika menambal ban di posisi yang berdekatan, akan menimbulkan kerusakan pada benang nylon yang menyebabkan daya tahan ban tersebut semakin berkurang mengutip keterangan resmi Honda.

(hjn/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK