Tak berlebihan jika Ketua Fraksi NasDem, Victor Laiskodat, menganggap kepercayaan yang diberikan Jokowi kepada kader-kader NasDem merupakan suatu kehormatan. Di sisi lain, tingginya kepercayaan tersebut bukan tanpa risiko.
NasDem meminta kader-kader mereka di kabinet untuk sungguh-sungguh bekerja, sebab mereka mempertaruhkan nama partai –terlepas dari Prasetyo yang kini telah mengundurkan diri secara total dari NasDem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Victor mengakui penunjukan Prasetyo paling kontroversial dibanding kader-kader NasDem lain yang sudah ada di kabinet lebih dulu. “Ini jadi PR besar untuk Prasetyo, untuk menegakkan keadilan di bawah kepemimpinannya,” ujar politikus berlatar belakang pengacara itu.
Sementara Jokowi, melalui Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, menyatakan tak segan untuk mencopot Prasetyo jika kinerjanya tak memenuhi harapan. “Komitemennya, kalau ternyata tidak sanggup dan intervensi-intervensi politik (ke Kejaksaan Agung) masih tetap ada, maka Pak Jokowi tidak akan ragu untuk menggantinya,” kata Andi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Malam sebelum Prasetyo dilantik, Rabu (19/11), Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyambangi Istana Negara, memberikan jaminan atas independensi Prasetyo dengan memberhentikannya dari NasDem.