"Saya semakin yakin keputusan yang saya ambil untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar, siap bersaing secara sehat dengan Ical. Mohon dan minta agar pelaksanaan Munas betul dijaga dari hal-hal yang kurang sehat," ujar Priyo di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (24/11).
Penekanan itu ia berikan karena ia mengaku menerima laporan akan adanya penggiringan yang tidak baik oleh instrumen partai kepada DPD II. Diketahui, DPD II merupakan salah satu kunci utama untuk menjadi sebagai ketua umum. DPD II menyumbang suara paling banyak, sekitar 500 suara.
"Para caketum ini senasib. Pada tertentu bersama-bersama berjuang untuk tetap mengawal agar demokrasi tetap dikawal. Ini merupakan tanda kebaikan," tutur Wakil Ketua DPR RI periode 2009-2014 ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT