"Kalau ini dilarang, tegas saya katakan bu Rini tidak cerdas menyikapi. Ini persoalan teknis jangan dibawa ke ranah politik," ujar Farid di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (25/11).
Ia meminta kepada mantan menteri perindustrian dan perdagangan tersebut untuk segera mencabut surat penundaan tersebut. Menurutnya, langkah yang diambil Rini menghambat kerja evaluasi dan pengawasan DPR kepada pemerintah. (Baca: Tolak Undangan DPR, Rini Dibela Jokowi)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Rini mengirimkan surat penundaan tersebut karena menurutnya kondisi DPR saat ini belum kondusif, masih ada kekosongan dalam kursi kepemimpinan komisi. Kemarin, Presiden Joko Widodo juga mendukung langkah yang dilakukan oleh Rini dengan mengeluarkan permintaan penundaan rapat antara DPR dengan para menteri.
"Di komisi akan ada perubahan pimpinan yang belum tuntas karena revisi UU MD3 belum selesai. Tetapi kalau kita rapat dengan lembaga teknis di tingkat direksi apa masalahnya? Itu tak pantas dihadang menteri. Kalau menteri tidak hadir karena MD3 ya tak masalah," ujarnya.