Namun menurut Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad yang kemarin juga mengikuti rapat tertutup di Bakrie Tower, Ical belum menerima uluran tangan Prabowo karena masih dapat mengendalikan situasi di partai yang ia pimpin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai bentrok berhasil diredam, masalah kembali muncul karena rapat pleno DPP Golkar yang dipimpin Wakil Ketua Umum Golkar Theo L. Sambuaga hanya berlangsung selama satu menit, seluruhnya diisi dengan ucapan Theo. Ia membuka rapat, menegaskan Musyawarah Nasional tetap digelar 30 November di Bali, dan langsung menutup rapat, membuat banyak peserta rapat marah dan menuding kubu Ical tak demokratis. (Baca: Gelas-gelas Dilempar di Rapat Golkar)
Simak kisah jatuh-bangun Partai Golkar selama setengah abad di FOKUS: Umur Emas Partai Beringin
Seluruh rangkaian perseteruan Golkar itu juga dipantau Prabowo. “Pak Prabowo menawarkan bantuan sebagai teman. Kan Pak Prabowo punya pasukan, nah itu dibutuhkan atau tidak,” kata Fadel.
Namun ketimbang menerima bala tentara Prabowo, ujar Fadel, Ical menekankan lebih penting bagi Prabowo untuk hadir pada Munas IX Golkar di Bali. Golkar dan Gerindra yang merupakan anggota Koalisi Merah Putih sudah saling bekerjasama sejak Pemilu 2014.