Seharusnya, kata Nurul, sebagai seorang menteri, Tedjo memilki tugas untuk menjamin dan menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif. Pernyataan yang dikeluarkan Tedjo malah terkesan menakut-nakuti dan melepaskan tanggung jawabnya sebagai menkopolhukam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai menteri, antisipasi harus bisa dilakukan oleh seorang menteri, terlebih menteri koordinator yang membidangi keamanan nasional. Golkar sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, menurut Nurul memiliki hak yang sama untuk mendapatkan rasa aman.
"Rasa aman hak semua warga negara. Menyakitkan mendengar menteri bicara seperti itu dan melemparkan tanggung jawabnya kepada parpol," kata politikus partai beringin itu. (Baca juga: Idrus Pastikan Golkar Lawan Imbauan Menteri Tedjo)