Safari Politik, Idrus Marham: Kubu Agung Minta Perlindungan
Helmi Firdaus | CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2015 11:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Reaksi keras dilontarkan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical). Sekjen Golkar versi Ical, Idrus Marham menyatakan safari politik yang dilakukan oleh kubu Agung Laksono adalah bentuk permintaan perlindungan dari pihak luar.
"Mengapa itu bentuk permintaan perlindungan? Karena mereka telah melakukan banyak perbuatan melawan hukum," tegasnya saat dihubungi CNN Indonesia.
Idrus menyebutkan, salah satu perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh kubu Agung Laksono adalah memalsukan mandat dari DPD-DPD saat menggelar Munas Ancol.
Idrus juga menilai, apa yang dilakukan oleh kubu Agung dengan safari politiknya itu hanya mendegradasi Partai Golkar sebagai partai besar yang mandiri.
"Safari politik itu patut diduga sebagai bentuk permintaan agar pihak luar mengintervensi Partai Golkar," lanjutnya.
Selain lontaran keras, Idrus juga menegaskan agar kader Partai Golkar di DPR untuk terus menggulirkan hak angket terhadap Menkumham Yasonna Laoly. Idrus menegaskan, itu adalah cara kubu Ical untuk menjaga kebesaran Partai Golkar.
"Pak Ical hanya menyayangkan saja mengapa mereka bisa melakukan hal yang seperti itu. Mendegradasi Partai Golkar," ucap Idrus.
Untuk itu, dirinya mengimbau kubu Agung Laksono untuk menghentikan safari politik yang dilakukan. Pasalnya, kubu Ical masih melakukan gugatan ke pengadilan terkait keabsahan kepengurusan Golkar.
(sip)
"Mengapa itu bentuk permintaan perlindungan? Karena mereka telah melakukan banyak perbuatan melawan hukum," tegasnya saat dihubungi CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Safari politik itu patut diduga sebagai bentuk permintaan agar pihak luar mengintervensi Partai Golkar," lanjutnya.
"Pak Ical hanya menyayangkan saja mengapa mereka bisa melakukan hal yang seperti itu. Mendegradasi Partai Golkar," ucap Idrus.
Untuk itu, dirinya mengimbau kubu Agung Laksono untuk menghentikan safari politik yang dilakukan. Pasalnya, kubu Ical masih melakukan gugatan ke pengadilan terkait keabsahan kepengurusan Golkar.
(sip)