Penandatanganan kesepakatan islah khusus dilakukan pada Sabtu sekitar pukul 17.30 WIB. Penandatanganan kesepakatan islah dilakukan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Jakarta Agung Laksono, Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, dan Sekretaris Jenderal dari kedua kubu, Zainuddin Amali serta Idrus Marham.
Penandatanganan kesepakatan islah khusus kedua kubu partai Golkar yang berseteru juga disaksikan oleh Ketua Umum Partai Golkar ke-8, Jusuf Kalla.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, DPP Partai Golkar yang akan menjadi 'induk' untuk Pilkada serentak bagi calon kepala daerah dari partai beringin itu adalah pengurus yang mendapat pengakuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Namun, belum diketahui kepengurusan DPP Partai Golkar manakah yang nantinya diakui oleh KPU agar dapat mengikuti prosea Pilkada serentak 2015.
"Nanti yang dapat mengikuti Pilkada berdasarkan kepengurusan yang diakui KPU. Ya, tergantung KPU yang diakuinya siapa nanti," ujar Agung Laksono ketika ditemui setelah acara. (meg)