"Pak Din mungkin sedang menguji iman politik warga persyarikatan Muhammadiyah," ujar Hanafi, Selasa (4/8). (Lihat Juga: FOKUS Kabar dari Dua Muktamar)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait opsi afiliasi, Hanafi pun enggan untuk berandai-andai dan mengomentari apabila nantinya Muhammadiyah tidak berafiliasi atau mendukung kader PAN. (Lihat Juga: Jokowi: Negara Berutang pada Muhammadiyah)
Lalu, opsi ketiga yang ditawarkan Din dalam Muktamar ke-47 di Makassar adalah Muhammadiyah tetap netral atau tak memihak partai politik manapun. Namun, Muhammadiyah tetap menjalin hubungan baik dengan partai-partai politik yang ada di Indonesia.
Merespon opsi tersebut, Hanafi mengimbau agar semuanya dikembalikan dan dipercayakan sepenuhnya ke warga Muhammadiyah dalam mengambil sikap atas wacana yang disampaikan Din.
Putra pertama Amien Rais ini meyakini para warga Muhammadiyah sudah sangat matang dan dapat bersikap secara bijaksana dalam menanggapi opsi politik yang ditawarkan Din. (utd)