Saat hendak berpidato di hadapan ratusan kader SOKSI, Jokowi berkata sangat mengenali Bambang yang kerap melempar kritik kepada dirinya.
"Saya tadi hanya perhatikan nama Pak Bambang saat nama pengurus baru SOKSI disebutkan. Saya tidak tahu, kenapa ya Pak Bambang Soesatyo kalau kritik saya kok pedas banget," ujar Jokowi disambut tawa para hadirin di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (8/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerjaan rumah kita adalah bagaimana jadikan Pancasila menjadi bagian integral dalam gerak keseharian hidup kita, sehingga bisa kita amalkan terus," katanya.
Menurut Jokowi, sampai saat ini Pancasila masih hanya dikenal sebagai jargon yang kerap disebutkan dalam berbagai acara. Namun, masih jarang adanya praktik kehidupan bernegara yang mencerminkan arti Pancasila sebenarnya.
"Contoh sederhananya, birokrasi kita yang masih terdorong untuk mempersulit, urusan baru bergegas diselesaikan jika diingatkan pimpinannya. Saya selalu minta agar birokrasi kita cepat dan berbagai sumbatan harus cepat dibuka," katanya. (lalu/utw)