Meretas Lampu Lalu Lintas itu Mudah

Trisno Heriyanto, CNN Indonesia | Jumat, 22/08/2014 16:26 WIB
Banyak film yang memperagakan seorang peretas membajak sistem lampu lalu lintas. Di kehidupan nyata ternyata hal itu memang bisa mudah dilakukan, para pakar komputer pun coba membuktikan.
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak film yang memperagakan seorang peretas membajak sistem lampu lalu lintas. Di kehidupan nyata ternyata hal itu memang bisa mudah dilakukan, para pakar komputer pun coba membuktikan.

Pada film Die Hard 4, The Italian Job, dan beberapa film lainya menampilkan seorang peretas dengan keahlian unik. Mereka bisa membajak sistem lalu lintas dan kamera pengawas untuk melancarkan aksinya. Adegan kekacauan pun diperagakan kala hacker berhasil mengambil alih jaringan tersebut.

Di kehidupan nyata hal itu tidaklah mustahil, apalagi dengan teknologi yang sekarang ini sudah semakin canggih.


Sekelompok peneliti dari Universitas Michigan membuktikan bahwa meretas lampu lalu lintas itu mudah. Cuma butuh beberapa langkah saja.

“Dengan alat sederhana dan sedikit usaha, peretas bisa menyerang dan melumpuhkan sistem lalu lintas,” ujar J. Alex Halderman, ketua kelompok pakar komputer yang melakukan riset tersebut.

Halderman dan timnya menyebutkan ada tiga kelemahan sistem lalu lintas di Amerika Serikat, jaringan nirkabel yang tidak dienkripsi, username dan password yang masih standar, dan mesin yang dipakai untuk mengendalilkan lampu lalu lintas.

Proses untuk melumpuhkan sistem lalu lintas pun terbilang mudah. Pertama-tama peretas harus mengambil alih jaringan nirkabel, lalu masuk ke sistem dengan menggunakan identitas yang mudah ditebak.

Untuk juga tidak sulit. Para pakar komputer itu menyarankan pemerintah untuk memperketat sistem keamanan dengan tidak memakai nama sandi yang mudah ditebak, dan sistem yang tidak ‘dipagari’ dengan baik.

“Tapi masalah yang paling utama adalah, kurangnya kesadaran individu soal keamanan,” kata Halderman, dikutip CNN Indonesia dari Time, Jumat (22/8).