Pembuat Game Angry Birds akan Punya CEO Baru
CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2014 12:20 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Nama Rovio mulai popular ketika perusahaan meluncurkan game mobile Angry Birds yang mengajak pemain melempar burung dengan ketapel untuk menyerang sekelompok babi yang mencuri telur burung.
Rovio kemudian bertransformasi menjadi perusahaan hiburan dengan menjual cinderamata di bawah lisensi Rovio. Kemudian, mereka juga merilis serial animasi Angry Birds di stasiun televisi di beberapa negara, termasuk Indonesia.
Pada 2013 lalu, Rovio memperoleh pendapatan sekitar Rp 2,4 trliun dengan laba bersih sekitar Rp 413,5 miliar.
Rovio selaku pembuat game mobile Angry Birds akan memiliki CEO baru pada awal 2015 mendatang. Perusahaan asal Finlandia itu mengumumkan, Jumat (29/8), mereka telah merekrut Pekka Rantala untuk duduk di posisi CEO Rovio menggantikan Mikael Hed.
Rantala saat ini masih bekerja sebagai CEO di perusahaan pembuat minuman Hartwall. Ia sebelumnya pernah bekerja selama 14 tahun untuk Nokia.
CEO Rovio saat ini, Mikael Hed, selanjutnya bakal bergabung dengan dewan direksi perusahaan sebagai bos perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rovio kemudian bertransformasi menjadi perusahaan hiburan dengan menjual cinderamata di bawah lisensi Rovio. Kemudian, mereka juga merilis serial animasi Angry Birds di stasiun televisi di beberapa negara, termasuk Indonesia.
Pada 2013 lalu, Rovio memperoleh pendapatan sekitar Rp 2,4 trliun dengan laba bersih sekitar Rp 413,5 miliar.