Tablet ini diberi nama Nokia N1 yang dibekali dengan peranti lunak peluncur Z Launcher. Tablet ini mengincar segmen pasar menengah dan akan dipasarkan ke pasar Tiongkok pada awal 2015 dengan harga US$ 249. Produk seukuran Apple iPad Mini tersebut selanjutnya akan dijual di pasar Eropa.
Dalam sebuah jumpa pers hari ini di Helsinki, Finlandia, Kepala Desain Nokia, Sebastian Nystrom mengatakan bahwa tablet ini dibekali dengan prosesor quad-core Intel Atom Z3580 kecepatan 2,3 GHz, mendukung teknologi 64-bit, RAM 2GB, dan berjalan dengan Android 5.0 (Lollipop).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grup bisnis Nokia yang berbasis di Espoo, Finlandia, saat ini mengandalkan tiga unit bisnis yang tersisa setelah mereka menjual unit bisnis ponsel dan layanan kepada Microsoft senilai US$ 7,2 miliar.
Ketiga unit yang diandalkan Grup Nokia saat ini adalah bisnis infrastruktur dan jaringan telekomunikasi (Nokia Solutions and Networks), layanan peta digital (Nokia Here), serta unit pengembangan teknologi dan lisensi paten (Advanced Technologies).
Pada awal November lalu, Microsoft menghilangkan merek Nokia dari seri ponsel pintar Windows Phone, namun merek Nokia masih dipakai pada untuk ponsel fitur. Ternyata, Grup Nokia punya agenda lain dengan merek dagangnya, sebuah tablet Android yang siap meramaikan persaingan.