Langkah ini akan memberikan kesempatan bagi pengembang Tiongkok untuk menciptakan aplikasi gratis bagi para pengguna Android. Selain itu, mereka juga bisa menghasilkan pendapatan melalui beragam model monetisasi, seperti aplikasi langganan dan aplikasi berbayar.
Google menyatakan, pengembang Tiongkok bisa langsung menerima pembayaran ke akun bank lokal mereka, walaupun penghasilannya masih akan menggunakan mata uang dollar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, para pengembang Tiongkok tetap membutuhkan toko aplikasi pihak ketiga atau melalui akun Google Play Store milik pengembang di luar Tiongkok untuk bisa mendaftarkan diri, dan menciptakan aplikasi buatannya untuk kemudian dipublikasikan.
Dari laporan TechCrunch, Google menolak untuk memberikan komentar terkait dugaan tersebut.
Selama setahun belakangan, Google telah melebarkan ranah pengembang yang bisa berjualan aplikasi di Google Play. Ada sekitar 60 negara terbaru yang sudah masuk ke dalam Google Play, diantaranya Libanon, Yordania, Pakistan, Qatar, Venezuela, hingga Puerto Rico.