Wi-Fi sangat berkaitan erat dengan ruang publik di mana setiap orang dapat memasukinya secara bebas. Hal inilah yang menjadi sorotan tajam.
"Beberapa waktu belakangan, banyak jaringan Wi-Fi yang terbuka untuk publik dan telah beroperasi. Dan orang-orang sudah seharusnya khawatir akan hal ini," ujar Greg Ennis Vice President Technology Wi-Fi Alliance, seperti dikutip dari Forbes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ennis menambahkan bahwa salah satu solusi yang terbaik untuk mengatasi isu keamanan ini adalah dengan menggunakan Passpoint. Dengan Passpoint, maka pengguna tidak perlu membuat sebuah koneksi dengan pengaturan manual seperti memasukan nama pengguna dan kata sandi.
Dengan Passpoint pula, ketika pengguna terdeteksi berada dalam jangkauan sebuah Wi-Fi, maka perangkat akan terhubung secara otomatis. Untuk bisa melakukannya, pengguna harus bermitra terlebih dahulu dengan sebuah perusahaan telekomunikasi yang menyediakan layanan ini.
Menurut Ennis, hal ini dapat mengurangi risiko negatif yang dapat terjadi ketika pengguna terkoneksi dengan Wi-Fi publik. Karena, perusahaan telekomunikasi setidaknya memberi jaminan keamanan data kepada pelanggan.
"Passpoint akan membawa tingkat keamanan tinggi dan andal untuk meratakan jaringan Wi-Fi publik," kata Ennis.
Jaringan komunikasi ini memang diprediksi memiliki masa depan yang baik, terlebih dengan rancangan program Internet of Things yang diterapkan oleh berbagai perusahaan dan negara.
Teknologi nirkabel seperti Wi-Fi ini akan memainkan peran kunci dalam beberapa tahun mendatang seiring dengan pertumbuhan perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Segala masalah serta resiko yang ada pada jaringan nirkabel ini, menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi para penyedia layanan dan teknologi untuk menjamin keamanan setiap pengguna.
"Teknologi ini mengalami evolusi besar selama 15 tahun terakhir. Tapi yang penting adalah bagaimana menghadapi kemajuan teknologi ini," kata Ennis. (adt/adt)