Dalam siaran pers dari Sky and Telescope, Q2 Lovejoy akan menerangi langit sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa bantuan optik. Langit sore hari diyakini akan menyuguhkan pemandangan terbaiknya karena ketiadaan bulan.
Komet Q2 Lovejoy kemungkinan akan terlihat seperti noda kecil melingkar pada langit yang gelap. Jika menggunakan teropong atau teleskop berbidang luas, komet ini bisa terlihat sinarnya, walaupun polusi cahaya akan membuatnya kurang jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kurun waktu dua minggu ke depan, Q2 Lovejoy melintasi konstelasi Taurus, Aries, dan Triangulum.
Walau pada akhirnya Q2 Lovejoy akan surut dari Bumi, ia tidak akan mendekati matahari hingga 30 Januari di jarak 193 juta kilometer. Pada saat itu, sinar bulan akan mulai menghalangi dan Q2 Lovejoy juga akan memudar dari pandangan Bumi.
Benda asing ini diyakini berasal dari Awan Oort dan sejauh ini telah memukau para pengamat benda angkasa saat Q2 Lovejoy mendekati bagian perihelion --inti orbit dari sebuah planet -- dalam beberapa minggu mendatang.
Komet Q2 Lovejoy awalnya ditemukan oleh Terry Lovejoy pada 17 Agustus 2014 kemarin. Ini merupakan komet kelima yang ditemukan oleh Terry, yang sejatinya adalah seorang ahli teknologi informasi sekaligus astronom pemula asal Australia. (adt)