HoloLens, Kacamata Hologram dari Microsoft

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Kamis, 22/01/2015 12:19 WIB
HoloLens, Kacamata Hologram dari Microsoft Kacamata Microsoft HoloLens memungkinkan pengguna berinteraksi dengan gambar hologram. (Dok. Microsoft)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan peranti lunak Microsoft memperkenalkan teknologi baru bernama Windows Holographic pada Rabu (21/1) yang memungkinkan para pengguna berinteraksi dengan objek tiga dimensi (3D) di sekitar Anda.

Untuk bisa melihat dan menyentuh gambar hologram tersebut, pengguna harus memakai perangkat khusus yang dikenakan di kepala bernama HoloLens. Para pengguna bisa berinteraksi secara langsung dengan gambar seperti menarik mereka, mencubit, menekan, hingga mengibas.

Dari laporan CNN, HoloLens yang bentuknya seperti kacamata olahraga ski itu dibekali dengan sistem komputer dengan lensa holografik definisi tinggi (HD) dan cip khusus bernama holographic processing unit.


Teknologi di dalamnya membuat perangkat canggih ini mengenali gerakan, suara pengguna serta bisa memetakan keadaan sekitar.

Sebagai contoh kasus, ada seorang perempuan pengguna HoloLens butuh bantuan untuk memperbaiki wastafel yang bocor. Kemudian ada seorang lelaki di kota berbeda, sedang memainkan gadgetnya dan melihat apa yang perempuan itu juga lihat.

Maka lelaki itu bisa membantunya dengan cara menandai pipa bocor yang harus diperbaiki, kemudian perempuan itu bisa langsung melihat tanda 3D yang ditunjukan si lelaki untuk diperbaiki.

Microsoft belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai waktu peluncuran Windows Holographic dan HoloLens ke pasar global. Namun, perusahaan mengatakan sistem operasi terbaru Windows 10 sudah mendukung tampilan hologram.

Windows Holographic diciptakan oleh Alex Kipman yang juga membangun peranti lunak untuk Xbox Kinect.

Microsoft mengatakan bahwa perusahaannya telah merancang Windows Holographic selama bertahun-tahun, mengirimkan tim teknisinya untuk bekerja di sebuah ruangan khusus. (adt/eno)