Jarak tiga kali lipat antara Bumi dan bulan tersebut diyakini sebagai jarak terdekat untuk asteroid dengan Bumi.
Asteroid sebesar dua kali lipat kapal pesiar ini terbilang ditunggu-tunggu oleh para pemerhati astronomi. Dari laporan situs EarthSky, asteroid 2004 BL86 akan memancarkan cahaya terang dan bisa disaksikan melalui teleskop.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Asteroid yang Dekati Bumi Bisa Terlihat di Indonesia
"Indonesia akan sama seperti Australia, harus menunggu terlebih dahulu untuk bisa menikmati cahaya asteroid," lanjut Gunawan kepada CNN Indonesia beberapa waktu lalu.
Teropong besar dan kuat dinilai mampu memperlihatkan pergerakan asteroid itu secara lebih baik. Kabarnya, 2004 BL86 akan muncul secara lambat, tidak akan secepat hujan meteor namun lebih cepat dari pergerakan bulan terhadap bintang.
Adapun asteroid lainnya yang diprediksi akan mendekati Bumi dalam waktu dekat, yakni asteroid 1999 AN10 pada 7 Agustus 2027 dalam jarak sekitar 30 ribu kilometer.
Baca juga: Asteroid 'Kapal Pesiar' Tidak Membahayakan Bumi
Asteroid 2004 BL86 ditemukan pada 30 Januari 2004 oleh seorang ahli astronomi yang sedang beroperasi di Lincoln Near-Earth Asteorid Research (Linear) di White Sands, New Mexico, Amerika Serikat.
Asteroid ini dinyatakan tidak akan timbulkan ancaman tabrakan bagi Bumi karena sifatnya yang hanya melintasi di dekat orbit Bumi.
(adt/eno)