ICANN merupakan organisasi nirlaba yang mengelola domain internet dan kode penomoran yang ada di balik alamat online. Sejak didirikan pada tahun 1998, ICANN telah diawasi oleh pemerintah AS, di bawah kontrak yang berakhir pada September tahun 2015.
Fadi Chehade, Chief ICANN, mengatakan bahwa penentang sistem pengawasan ini mencoba menunda transisi yang bakal terjadi 30 September 2015 mendatang. Namun, dia tak menyebutkan siapa penentang yang dimaksud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di negeri Paman Sam sendiri, beberapa anggota parlemen mengkritik langkah untuk menyerahkan kontrol ICANN secara bebas, karena kemungkinan hal itu bisa merugikan kepentingan nasional.
Washington telah menegaskan bahwa hanya akan menyerahkan kendali kepada sekelompok perwakilan global dari pemerintah, masyarakat sipil dan bisnis.
Chehade mengatakan komunitas internet menyadari upaya oleh beberapa pihak untuk menggagalkan pendekatan "multi-stakeholder" tersebut dengan sengaja menunda transisi, namun tidak menyebutkan nama.
Dalam sebuah wawancara dengan AFP, dia meyakini bahwa AS mempunyai keinginan mengontrol ICANN lebih luas, sebelum masa perjanjian itu berakhir. (adt)