Indonesia Masuk 10 Besar Korban Malware Pencuri Uang

Trisno Heriyanto, CNN Indonesia | Jumat, 27/02/2015 14:58 WIB
Indonesia Masuk 10 Besar Korban Malware Pencuri Uang Ilustrasi pengguna komputer (Antara/Asep Fathulrahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Malware pencuri uang yang dipakai peretas asal Rusia, ternyata juga terdeteksi di Indonesia dengan jumlah yang luar biasa.

GameOver Zeus dianggap salah satu malware yang menyeramkan. Program jahat ini didesain untuk menyerang transaksi perbankan, sekaligus membangun pusat jaringan bagi pembuatnya.

Program jahat itu diketahui sudah menginfeksi jutaan komputer di berbagai negara, bahkan kabarnya Indonesia masuk dalam daftar 10 teratas negara yang menjadi korban malware tersebut.
“Sampai Juni 2014 Indonesia menjadi negara sembilan teratas korban GameOver Zeus,” kata Alfons Tanujaya, antivirus specialis dari Vaksincom saat berbincang dengan CNN Indonesia, Jumat (27/2).


Data penyebaran GameOver Zeus menurut Vaksincom hingga Juni 2014
Menurut Alfons, GameOver Zeus memang bukan malware biasa. Selain bisa dipakai untuk memanipulasi transaksi perbankan, malware ini juga bisa membuat komputer korbannya menjadi ‘zombie’ atau botnet.

Dengan kata lain, komputer yang terinfeksi malware tersebut bisa dikendalikan pembuatnya untuk berbagai keperluan, termasuk meretas dan mencuri data. Untuk melihat ciri-ciri komputer yang terkena GameOver Zeus bisa dilihat pada tautan berikut. (Baca: Tanda Komputer Anda Terkena Malware Pencuri Uang)

Serangan akibat GameOver Zeus sendiri ditaksir sudah menyebakan kerugian hingga US$ 100 juta, namun di Indonesia Alfons menilat belum ada tanda-tanda kerugian finansial. Sementara jumlah korban yang begitu besar disinyalir hanya dimanfaatkan sebagai komputer ‘zombie’

Gameover Zeus sendiri dibuat oleh hacker Rusia bernama Evgeniy Bogachev yang saat ini menjadi buronan paling dicari oleh FBI. Bahkan pemerintah AS, rela memberikan hadiah US$ 3 juta bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan dirinya. (Baca: Mengenal Bogachev, Hacker Paling Diburu FBI)

Bogachev yang dikenal di internet sebagai "lucky 12345", atau "slavik", memang dikenal sebagai sosok jenius di kelamnya dunia kejahatan internet. Pria 30 tahun ini juga dikenal sebagai pembuat Cryptolocker, malware yang mampu menyandera komputer korbannya untuk meminta sejumlah uang tebusan.


(eno)