Kelompok Hacker ISIS Retas Stasiun TV Perancis

Susetyo Dwi Prihadi, CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2015 11:44 WIB
Kelompok Hacker ISIS Retas Stasiun TV Perancis Ilustrasi hacker (bekisha/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saluran televisi global berbahasa Perancis, TV5Monde, mengaku telah diserang oleh seorang hacker yang mengklaim dirinya mendukung pergerakan kelompok Irak Suriah Islam Stare (ISIS). Ini adalah serangan terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh televisi ini.

Menurut laporan, akibat serangan tersebut peretas ini sempat menguasai saluran TV, situs web dan halaman Facebook TV5Monde.

"Kami tidak bisa menyiarkan saluran kami, situs kami dan media sosial kami. Semuanya berada di bawah kendali kelompok hacker yang mengaku berafilisasi dengan ISIS." kata General Director Broadcaster Yves Bigot, kepada AFP.

Di laman Facebook yang berhasil diretas, hacker sempat memposting dokumen yang diklaim merupakan kartu identitas dan biodata kerabat tentara Perancis yang terlibat dalam operasi anti-ISIS.


Menurut Bigot, serangan dimulai pada sekitar pukul 10.00 waktu setempat  tetapi global namun mereka berhasil mengambil alih kembali halaman Facebook-nya tengah malam. Sementara jaringan TV-nya masih mengalami masalah.

"The CyberCaliphate terus melakukan cyberjihad terhadap musuh-musuh ISIS," demikian salah satu pesan yang diposting di laman Facebook TV5 Monde.

Hacker ini juga menuduh Presiden Prancis Francois Hollande telah melakukan "kesalahan tak termaafkan" dengan terlibat dalam perang yang disebutnya tanpa tujuan tersebut.

Perancis adalah bagian dari koalisi militer pimpinan AS melakukan serangan udara terhadap IS di Irak dan Suriah, di mana kelompok jihad telah menyita sejumlah bagian wilayah dalam beberapa bulan terakhir dan menyatakan sebuah "khilafah" Islam. (tyo/eno)