Malware Pencuri Uang Kendalikan Komputer Korban dari Jauh

Rinaldy Sofwan Fakhrana, CNN Indonesia | Rabu, 15/04/2015 12:07 WIB
Malware Pencuri Uang Kendalikan Komputer Korban dari Jauh Ilustrasi (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaku penipuan bermodus perangkat lunak jahat (malware) dapat mengendalikan komputer korban dari jauh.

"Komputer yang hidup, apalagi tersambung internet, bisa disetir oleh pelaku," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri Brigadir Jenderal Viktor Simanjuntak, di Jakarta, Rabu (15/4).

Menurut dia, pengguna komputer lebih baik mematikan perangkat dan sambungan internet jika sedang tidak digunakan.


Dalam kasus ini, pelaku menanamkan malware di komputer korban yang menggunakan sistem operasi bajakan. Ketika korban hendak melakukan transaksi perbankan daring atau e-banking, dia dialihkan ke laman palsu.

"Laman palsu ini sama persis dengan laman resminya," kata Viktor.

Pelaku yang diduga berada di Ukraina dapat meraup keuntungan Rp 130 miliar dalam sebulan menggunakan modus ini. Sejauh ini polisi belum berhasil mengidentifikasi pelaku dan lokasi tepatnya.

Menurut Viktor, pihaknya tengah berbicara dengan pihak bank dan interpol untuk menangani kasus ini.

Sebanyak enam orang kurir yang diperiksa sebagai saksi, menurut Viktor, belum ditemukan tindak pidana. Para kurir tidak tahu menahu jika orang yang mereka bantu adalah pelaku penipuan.

"Mereka hanya dijanjikan uang 10 persen untuk mengirimkan uang yang masuk ke rekeningnya," kata Viktor. (ded/ded)