Direktur Network IT & Solution Telkom Abdus Somad Arief, mengatakan, proyek yang disebut Luwuk Tutuyan Cable System (LTCS) ini memiliki panjang 345 kilo meter untuk mendukung kegiatan telekomunikasi Indonesia.
“Pembangunan Luwuk Tutuyan Cable System ini merupakan bagian dari Indonesia Digital Network dimana Telkom ingin menghubungkan seluruh Indonesia dengan jaringan infrastruktur kabel serat optik,” ungkap Abdus dalam siaran pers yang diterima CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 2015, Menkominfo Jalankan Rencana Pitalebar
“Telkom akan mengupayakan seluruh pembangunan jaringan optik selesai tepat waktu, sehingga pada tahun 2015 ini akses jaringan komunikasi sudah berjalan lebih baik,” ucap Abdus.
“Proyek SMPCS kami pastikan tuntas dan beroperasi Mei ini. Dari situ, layanan Triple Play IndiHome bisa langsung digelar di Kawasan Timur Indonesia (KTI),” ungkap Abdus.
Langkah ini merupakan upaya Telkom mendukung program Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) 2014-2019. Menurut rencana lima tahun ke depan, pembangunan pitalebar nasional diharap bisa memberi akses tetap di wilayah perkotaan ke 70 persen rumah tangga (kecepatan hingga 20 Mbps) dan 30 persen populasi, serta akses seluler ke seluruh populasi (1 Mbps).
Di pedesaan, akses pitalebar diharapkan menjangkau 49 persen rumah tangga (10 Mbps) dan 6 persen populasi, serta akses seluler ke 52 persen populasi (1 Mbps). (adt/eno)