Adalah operator seluler Telkomsel yang menjanjikan hal tersebut. Dengan serat optik yang menghubungkan hingga ke Papua yang menggunakan kabel Sulawesi-Maluku-Papua-Cable Sytem (SMPC) penterasi internet dan telekomunikasi lainnya akan lebih baik dari sebelumnya.
"SMPCS ini milik Telkom, rencana akan diresmikan pada 1 Mei 2015 mendatang oleh Presiden Jokowi. Ini pertama kalinya backbone sampai ke Papua," ujar Presiden Direktur Telkomsel Ririek Ardiansyah, saat berjumpa wartawan di Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah layanan membaik, Ririek tak menutup kemungkinan untuk menyelenggarakan jaringan 4G di kawasan tersebut.Sekedar informasi, SMPC ini dikerjakan oleh NEC asal Jepang dengan ASN (Alcatel-Lucent Submarine Networks). Ada 3.500 km yang disambungkan oleh kedua perusahaan tersebut dengan dua tahap.
Sementara itu Ririek juga menambahkan, selama ini mengapa kawasan di Indonesia Timur ini tergolong mahal dan kurang mendapatkan perhatian, karena masih menggunakan VSAT.
"Itu (VSAT) lumayan mahal. Kalau sudah optik semua kita jadi lebih enak penetrasi ke pasar," tegas Ririek. (tyo)