Google Tak Sengaja Sebut Gedung Putih 'Rumah Negro'

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2015 11:32 WIB
Google dianggap rasis karena melabeli Gedung Putih tempat Presiden AS Barack Obama tinggal sebagai 'rumah negro'. Google menyesal atas kesalahan yang menamakan Gedung Putih sebagai 'rumah negro' (Alex Wong/Getty Images)
Washington, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi Google baru-baru ini meminta maaf karena telah rasis di dalam Google Maps yang menampilkan hasil pencarian Gedung Putih yang didiami Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dengan kata cercaan "nigger".

Penggunaan Google Maps beberapa waktu lalu bisa melakukan penelusuran Gedung Putih dengan kata-kata cercaan "nigger house" untuk pencarian secara global, sedangkan khusus area Washington D.C., pengguna bisa memasukan kata "nigger king".

"Beberapa hasil penelusuran tak pantas yang tak seharusnya muncul di Google Maps, kami mohon maaf atas kesalahan ini. Tim kami sedang memperbaiki masalah ini secepatnya," ujar juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.


Mengutip laporan kantor berita CNN, Google sudah berhasil memperbaiki kesalahan teknis pada fungsi Google Maps. Perusahaan mengatakan, kesalahan tersebut berasal dari sistem ranking pencarian.

Eksekutif teknisi Google, Jen Fitzpatrick menulis pada blog Google bahwa perusahaan telah melakukan pembaruan dalam sistem algoritma.

Untuk pencarian kata "nigger house" di wilayah New York, hasilnya nihil. Namun masih sangat mungkin jika pencarian kata hinaan tersebut masih bisa terlihat di kawasan lain.

Menanggapi hal ini, Google mengatakan akan meninjau lebih jauh perbaikan sistemnya secara bertahap dalam skala global. Sementara Fitzpatrick menuturkan, orang-orang sering menggunakan frasa yang beragam saat membicarakan tempat umum.

"Bahasa atau ungkapan seperti itu tak seharusnya ditampilkan di Google Maps. Kami sangat menyesal atas masalah ini dan sedang memperbaikinya agar kejadian serupa tak terulang kembali," Fitzpatrick menambahkan.

Selang beberapa waktu lalu, sempat beredar gambar maskot Android yang buang air kecil di atas logo Apple di layanan Google Maps.

Sebelum diperbaiki, gambar tersebut bisa disaksikan saat pengguna Google Maps memasukkan lokasi ke koordinat N 33°30’52.5″ E 73°03’33.2″.

Ini adalah lokasi di pinggiran Rawalpindi, yang merupakan sebuah kota terletak di sebelah utara Pakistan. Dan gambar ini bisa dilihat sebelumnya melalui aplikasi mobile dan browser.

Gambar tersebut disinyalir memang sengaja dibuat oleh pengguna usil yang masuk melalui layanan pembuat peta Google.

Fungsi itu memang disediakan Google untuk memperkaya aplikasi peta mereka, dan biasanya setiap konten baru yang masuk akan lebih dulu diseleksi sebelum tayang di Google Maps.


(eno)