Google 'Paksa' Pengguna Android Pakai Aplikasi Waze

Aditya Panji, CNN Indonesia | Rabu, 04/03/2015 17:37 WIB
Waze masuk dalam daftar Google Mobile Services yang merupakan paket aplikasi bawaan dari Google dalam sistem operasi Android. Waze masuk dalam daftar Google Mobile Services yang merupakan paket aplikasi bawaan buatan Google dalam sistem operasi Android. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Waze merupakan salah satu aplikasi penunjuk jalan yang populer, karena alasan itu Google mengakuisisi Waze pada Juni 2013. Atas alasan itu pula, Google seakan 'memaksa' para pengguna Android untuk lebih mengenal dan sering menggunakan Waze.

Google, selaku pengembang sistem operasi Android, telah memasukkan Waze dalam Google Mobile Services. Ini merupakan paket aplikasi buatan Google yang biasanya dihadirkan dalam perangkat yang memanfaatkan lisensi Android dari Google.

Dengan demikian, Waze akan menjadi aplikasi bawaan di perangkat Android, bersama dengan Gmail, YouTube, Hangouts, dan Google Play Store. Waze juga bisa dijumpai langsung di produk buatan Samsung, HTC, Motorola, LG, dan produsen ponsel lain.


Baca juga: Aplikasi Waze Dinilai Berbahaya untuk Polisi

Hal ini juga membuat Waze bersaing langsung dengan layanan peta digital Google Maps yang sebelumnya telah menjadi aplikasi bawaan lebih dulu.

Waze merupakan aplikasi yang memadukan fitur navigasi GPS dan jejaring sosial untuk perangkat mobile. Ia tersedia untuk perangkat Android, Apple iOS, dan Windows Phone.

Pengguna bisa berbagi informasi terkait kemacetan, kecelakaan, atau perbaikan jalan, kepada para pengguna Waze uamh lain agar mereka bisa menemukan jalan yang lancar.

Baca juga: Aplikasi Pencari Parkir Diramalkan akan Jadi Primadona



(adt/eno)