Dua pria ini berkebangsaan Swiss. Usia keduanya tak beda jauh, Borschberg 60 tahun dan Piccard 57 tahun. Baik Borschberg maupun Piccard sama-sama memiliki hasrat tinggi dalam industri penerbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami perlu mencari cara untuk menciptakan pesawat terbang yang sangat kuat sekaligus super ringan secara bersamaan. Dan hal paling penting, tentu yang mementingkan efisiensi energi," tutur Borschberg dalam sebuah pernyataan di situs Solar Impulse.
Sementara reputasi Piccard juga tak kalah mengagumkan. Ia telah mendapatkan lisensi untuk menerbangkan balon, pesawat terbang, hingga pesawat terbang layang atau glider.
Ia memprakarsai proyek Breitling Orbiter, yaitu penerbangan balon nonstop yang mengudara melintasi dunia pada tahun 1999. Ia berhasil mencetak sejarah sebagai penerbangan balon terlama.
Dalam proyek Solar Impulse, Piccard mengembangkan filosofi garis besar proyek tersebut dan menggali segala aspek yang berhubungan ilmu sains demi memperbaiki kualitas penerbangan pesawat dengan efisiensi energi.
Pesawat Solar Impulse 2 kini sedang menuju Hawaii dari Nanjing, Tiongkok dengan melintasi Samudera Pasifik selama lima hari nonstop.
Borschberg saat ini menerbangkannya seorang diri. Saat lepas landas perdana di Abu Dhabi pada 9 Maret kemarin, Piccard menemaninya sampai tiba di Tiongkok. Piccard akan kembali menyetir Solar Impulse 2 untuk rute penerbangan Hawaii menuju Phoenix, Amerika Serikat. (tyo/tyo)