Fenomena hujan susu adalah curah hujan ditandai oleh partikel berlumpur yang tertunda. Setelah menguap, hujan meninggalkan sisa-sisa kapur.
Dari laporan situs United Press International, fenomena hujan susu berhasil membuat bingung para ahli meteorologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka menyatakan bahwa sumber resmi fenomena hujan susu ini adalah danau garam yang dangkal di Oregon bernama Summer Lake.
Cuaca kala itu membawa kelembaban 'susu' ke sepanjang ratusan mil di arah barat laut, lalu menghujani kawasan Idaho, Oregon, dan Washington.
Ia melanjutkan, "kandungan kimiawinya sangat selaras dengan larutan garam dari danau."
Tim ilmuwan tersebut juga melakukan uji coba alternatif yang menjelaskan bahwa sedimen putih seperti susu itu kemungkinan debu dari kebakaran hutan terdekat atau letusan vulkanik.
Mereka memang awalnya menduga fenomena hujan susu itu berkaitan dengan angin erosi lanskap yang sebelumnya mengalami kebakaran, tapi analisis mengenai lintasan angin tak mendukung hasil penelitian.
Sebelumnya, fenomena hujan susu dilaporkan pernah terjadi tujuh tahun lalu di New Mexico. Pada saat itu, penelusuran fenomena juga mengaitkan sumber danau air asin. (eno)