Dan memang sejumlah perubahan di antarmuka ZenUI di ponsel ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Ini belum termasuk, beberapa fitur baru yang dihadirkan misalnya adalah ZenMotion, SnapView, ZenUI Instant Updates dan pengamanan dari TrendMicro Security.
Dengan banyak aplikasi dari Asus, bahkan Asus harus memecahnya ke dalam sekitar 30 aplikasi yang bisa di-update sendiri oleh pengguna.
Lock screen ini bisa dimodifikasi lebih lanjut. Metode pembuka kunci bisa dipilih antara Swipe, Pattern, menggunakan PIN, ataupun Password. Jika dibutuhkan,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dibutuhkan, pengguna juga bisa menginformasikan nama atau keterangan pemilik smartphone yang bersangkutan di tampilan Lock screen.
Ada cara menarik di ponsel ini agar bisa melakukan proses booting dengan cepat. Caranya, CNN Indonesia mengatur software apa yang akan di-load oleh sistem operasi Android 5.0 Lollipop yang digunakan.
Dengan layar lebar dan tajam, serta aplikasi bawaan yang bejibun bisa jadi akan menguras baterai. Namun Asus Zenfone 2 membawa fitur untuk mengatasi masalah tersebut. Fitur Smart Swing akan secara otomatis membantu pengguna untuk menghemat baterai dengan menurunkan kecepatan prosesor saat tidak bermain game atau menonton video Full HD misalnya.
Pengguna juga bisa melakukan kustomisasi terhadap setting ini lebih lanjut, sesuai dengan aplikasi yang dijalankan.
Dengan menyesuaikan kerja smartphone dengan aplikasi yang dijalankan, pengguna bisa menghemat baterai, dan juga menurunkan panas yang dikeluarkan oleh prosesor dan sistem, terutama saat tidak sedang dibutuhkan.
Tampilan bodi belakang Asus Zenfone 2 (CNN Indonesia/Trisno Heriyanto)
Tombol navigasi Asus Zenfone 2 (CNN Indonesia/Trisno Heriyanto)
Hasil foto di luar ruangan dengan mode manual (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Outdoor dengan kondisi banyak cahaya (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Hasil foto makro dengan mode low light (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)
Menggunakan kamera depan (CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)