Dikutip dari situs Motherboard, seluruh jasa tanpa kabel pada akhirnya akan menjadi komunitas terpadu dimana WiFi, seluler, dan tiap milimeter dari pita gelombang terintegrasi dengan layanan 5G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jaringan 5G itu penggabung dan fusi dari segala jenis teknologi. Kita tidak akan lagi bertanya-tanya, sudahkah saya terhubung ke WiFi? Sudahkah saya terhubung melalui 4G? Haruskah saya mengirimnya melalui Bluetooth? Ketiga hal itu akan terjadi dengan sendirinya seperti sihir."
Menurut Evans, jika ingin berjalan dengan selaras, maka hal-hal tersebut harus terhubung dan terintegrasi satu sama lain, dan 5G lah solusi yang akan menggabungkan seluruh jaringan tersebut.
Tentu saja proses pengintegrasian tersebut tidak terjadi secara cuma-cuma. Para pengguna 5G nantinya akan dipungut bayaran untuk setiap paket data yang mereka kirim atau mereka terima sehingga pada akhirnya 'internet gratis' tidak akan ada lagi di kalangan masyarakat.
Meskipun 5G dapat diakses semua orang, semua penggunanya juga diharuskan membayar untuk setiap paket data yang mereka gunakan.
(tyo)