Foto itu pertama kali dipublikasi oleh situs CNMO asal China. Ponsel itu dikabarkan memakai merek Nokia dengan desain layar berukuran 5 inci resolusi 1.080p. Dapur pacunya memakai prosesor Intel Atom dan berbasis Android versi 6.0 atau Marshmallow.
Ponsel yang disebut-sebut bernama Nokia C1 ini terlihat sangat sederhana tanpa tambahan fitur sidik jari atau sistem kamera khusus.
Ponsel Android yang diduga dikembangkan oleh Nokia. (Sumber gambar CNMO via GSMArena) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni lalu, CEO kelompok bisnis Nokia Rejeev Suri berkata mereka mungkin akan kembali membuat ponsel. "Kami akan mencari mitra yang cocok." ujarnya beberapa waktu lalu.
Kelompok Nokia akan merancang ponsel dan melisensikan merek Nokia kepada pihak ketiga untuk melakukan manufaktur, pemasaran, penjualan, sampai layanan purna jual.
Langkah ini telah dilakukan Nokia saat mereka membuat tablet Android Nokia N1 yang dibangun oleh pemanufaktur Foxconn asal Taiwan.
Sejauh ini belum ada indikasi Foxconn akan menjadi mitra untuk membuat Nokia C1.
Ketika unit bisnis ponsel Nokia belum dibeli Microsoft, Nokia sempat membuat lini produk ponsel Android bernama Nokia X yang sistem operasinya dimodifikasi oleh Nokia.
Mereka bahkan membuat toko aplikasi sendiri, bukan memakai Google Play Store, karena tak mau bergantung pada layanan milik Google. (adt)
Ponsel Android yang diduga dikembangkan oleh Nokia. (Sumber gambar CNMO via GSMArena)