iPhone 6s di India Dibanderol Lebih Mahal

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2015 02:21 WIB
iPhone 6s di India Dibanderol Lebih Mahal Salah satu pengunjung di Apple Store sedang melihat iPhone 6s terbaru (REUTERS/Jonathan Alcorn)
Jakarta, CNN Indonesia --
Para penggemar produk Apple di India harus merogoh kocek yang lebih besar untuk bisa membeli iPhone 6s lantaran harga produk bongsor itu dipatok paling mahal di pasar tanah Hindustan dibanding negara lain.

India akan merilis iPhone 6s di negerinya pada 16 Oktober mendatang, tepat tiga minggu setelah peluncuran perdananya. Yang menarik perhatian adalah harga iPhone 6s di India akan menjadi yang termahal ketimbang negara lain.

Situs Cnet mewartakan, iPhone 6s versi 16GB akan dibanderol US$ 955 atau sekitar Rp 12,9 juta. Kemudian untuk memori penyimpanan 64GB, dibanderol US$ 1.100 atau setara Rp 14,9 juta dan US$ 1.265 untuk memori 128GB atau sekitar Rp 17,1 juta.


Sementara untuk iPhone 6s Plus, 16GB dibanderol US$ 1.110, 64GB seharga US$ 1.265, dan 128GB senilai US$ 1.415. Jika dikonversikan ke rupiah, secara berurutan ketiga versi ponsel setara Rp 14,9 juta, Rp 17,1 juta, dan Rp 19,2 juta.

Sebagai perbandingan, warga Amerika Serikat bisa membeli iPhone 6s 16GB tanpa kontrak 'hanya' US$ 649 atau Rp 8,8 juta. Di belahan Australia bisa didapatkan seharga AU$ 1.079 atau sekitar Rp 10,7 juta dan di Inggris dibanderol 540 poundsterling atau setara Rp 11,2 juta.

Para analis meyakini bahwa harga tinggi iPhone 6s di India tersebut berpotensi menyingkirkan basis penggunanya ddi India, terlebih ada kehadiran ponsel pintar seperti seri Galaxy dari Samsung yang harganya mulai dari Rp 8 jutaan saja, serta eksistensi Xiaomi yang tak luput dari perhatian karena harga murahnya itu.

"Apapun yang dihargai di atas 60 ribu rupee (sekitar Rp 12,5 juta) bisa dikatakan sulit untuk dicapai oleh para konsumen kelas menengah atas sekalipun," ucap direktur riset Counterpoint Research, Neil Shah.

Setelah meluncur di Amerika, China, Australia, dan sejumlah negara Eropa pada 25 September lalu, duo iPhone 6s akan menyerbu India, Rusia, Yunani, Irlandia, Meksiko, Arab Saudi, dan Afrika Selatan pada 16 Oktober esok.

Indonesia memang belum pasti kapan kedatangan iPhone 6s dan iPhone 6s Plus terbaru. Bagi yang tak sabar, sejumlah pedagang di lapak e-commerce seperti Blibli dan Bukalapak sudah menggelar dagangannya.

Antara satu pedagang dengan pedagang lainnya memang menawarkan harga bersaing untuk memikat pembeli, namun demikian selisih harganya boleh dibilang tak jauh berbeda.

Di Blibli, iPhone 6s 128 GB dihargai mulai Rp 17 juta, sementara di Bukalapak harganya tak jauh berbeda. Sementara varian paling tinggi di kelas ini alias versi iPhone 6s Plus 128 GB ada yang berani menjualnya dengan harga Rp 29 juta.

Barang yang datang tersebut hampir dipastikan bukan dijual dari distribusi resmi Apple Authorized Premium Seller, seperti iBox. Kemungkinan besar iPhone itu dibeli dari negara terdekat, seperti Singapura yang memang terlebih dahulu menjualnya dibanding Indonesia.
(tyo)