Karyawan Facebook Dilarang Pakai iPhone, Harus Android

Susetyo Dwi Prihadi | CNN Indonesia
Senin, 02 Nov 2015 16:29 WIB
Tak ingin pangsa pasarnya lepas di negara berkembang, Facebook mewajibkan seluruh karyawannya menggunakan ponsel berbasis Android. Facebook paksa karyawannya gunakan ponsel Android (Justin Sullivan/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook telah mulai bersikeras untuk meminta karyawannya menggunakan ponsel Android ketimbang iPhone. Hal ini semata-mata dilakukan demi bisnis mereka di negara berkembang.

Head of Product Facebook Chris Cox telah memulai memberikan instruksi tegas kepada karyawan untuk menggunakan ponsel Android. "Saya telah memberikan mandat agar mereka menggunakan Android ketimbang iPhone," ujarnya.

Keputusan ini merupakan jalan praktis untuk memperluas basis pengguna di pasar negara berkembang, dimana sejumlah besar pengguna ponsel di kawasan ini lebih memilih menggunakan Android.

"Sehingga mereka dapat melaporkan bug dan pengalaman yang sama dengan sebagian besar pengguna Facebook, khususnya di negara tersebut," katanya, seperti dikutip IB Times.

Satu hal yang belum terungkap apakah seluruh karyawan di Facebook dipaksa untuk menggunakan ponsel Android. Namun, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg tersebut tidak ingin kehilangan pasarnya di pasar negara berkembang seperti India dan China.

Android tidak diragukan lagi sebagai platform ponsel terkemuka di dunia saat ini dengan lebih dari 1,4 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, namun Apple iOS juga memiliki sejumlah pengguna yang lumayan signifikan untuk melawan platform open-source Google.

Seorang pegawai Facebook, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada IBTimes  bahwa instruksi baru telah beredar untuk karyawan Facebook di Amerika Serikat.

Facebook memiliki lebih dari 1,49 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, tetapi ketika datang ke pasar negara berkembang, jejaring sosial ini belum digunakan oleh banyak orang. India sendiri memiliki populasi lebih dari 1,25 miliar tetapi hanya ada sekitar 130 juta pengguna Facebook di negara tersebut.

 

(tyo/eno)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER