Dalam wawancara dengan majalah GQ, perusahaannya mempunyai ambisi seperti, Hyperloop, Tesla, baju luar angkasa dan tentu saja pergi ke Planet Mars.
Baginya, rencana mengirim manusia ke Mars, merupakan tanggung jawabnya sebagai manusia untuk mendirikan tempat tinggal di luar Planet Bumi--seperti melakukan back up komputer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maksudku, aku tidak berpikir kita dapat diskon setelah Perang Dunia Ketiga. Anda tahu, pada tahun 1912 mereka menyatakan era baru perdamaian dan kemakmuran. Mereka mengatakan sebagai era keemasan. Namun kita melihat Perang Dunia I dan perang Dunia II," katanya.
(tyo)