"Seperti ponsel lipat yang kini sudah menghilang, gaya komunikasi lawas juga mulai menghilang," tulis Marcus dalam sebuah publikasi di blog perusahaan.
Tercatat pengguna aktif bulanan yang sangat besar, Messenger diyakini Marcus bahwa Messenger bakal menjadi platform masa depan untuk saling berkomunikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menekankan, Messenger adalah sebuah platform yang kaya akan fitur canggih dan dibutuhkan oleh para pengguna, seperti fitur pengiriman uang, panggilan video, hingga fitur GIF dan stiker.
Fitur terbaru yang baru diumumkan pada Desember 2015 kemarin adalah pemesanan layanan mobil panggilan Uber. Hal ini menjadikan Uber sebagai mitra layanan transportasi pertama di Messenger.
Dengan hadirnya Messenger, Marcus berpendapat bahwa cara manusia berkomunikasi pun bisa turut mengalami pembaruan cepat atau lambat di masa depan.
(eno)