Merintis Bisnis Digital

Ide Awal YesBoss: Orang Indonesia Gemar Dilayani

Aqmal Maulana, CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2016 14:22 WIB
Ide Awal YesBoss: Orang Indonesia Gemar Dilayani CEO YesBoss Irzan Raditya saat berbincang di Lunch At Newsroom (CNN Indonesia/ Trisno Heriyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maraknya penggunaan ponsel dan senangnya masyarakat Indonesia untuk dilayani membuat Irzan Raditya tertarik untuk membangun startup berjenis asisten pribadi digital bernama YesBoss. Melalui YesBoss, pengguna dapat memesan berbagai macam, mulai dari pembelian tiket pesawat, kereta, berbelanja, bahkan makanan sekalipun.

Irzan melihat peluang ini melalui adanya tingkat kesibukan yang tinggi di berbagai kota besar seperti Jakarta. Dengan begitu, masyarakat tak perlu membandingkan harga, semua dapat dilakukan satu pintu sehingga lebih hemat waktu.

"Pasar bisnis digital di indonesia sangat berkembang, terlebih masyarakat kita suka texting. Di sisi lain, penggunaan ponsel juga meningkat hingga 133 persen," katanya dalam diskusi Lunch at Newsroom, dengan tema 'Merintis Bisnis Digital'.


Sudah mulai beroperasi, YesBoss tak semulus yang dibayangkan. Tentu saja ada kendala yang dihadapi.

"Kendalanya ada pada masalah supply and demand karena mengandalkan modal pribadi. Supply-nya belum begitu banyak sehingga kita buat waiting list supaya customer bisa mendapatkan best experience, jadi tidak kebobolan juga," sebut dia.

Untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya, hingga saat ini, sudah ada lebih dari 20 mitra yang bekerjasama dengan YesBoss, seperti HappyFresh, FoodPanda, BlackGarlic, dan lain-lain.Para pengguna dapat menikmati layanan ini dengan gratis ongkos kirim.

Untuk masalah monetisasi, YesBoss hanya mengandalkan komisi dari setiap penjualan produk yang berhasil. Meski nominalnya tidak terlalu banyak, Irzan mengaku hal itu tidak menjadi masalah karena mereka masih punya banyak rencana untuk ke depan.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 50 ribu pengguna yang terdaftar dalam YesBoss. Lebih dari setengahnya merupakan pengguna aktif. Startup yang baru ada 6 bulan ini mengklaim bahwa mereka berhasil mencapai angka pertumbuhan 40-50 persen per bulannya.

Setiap harinya, YesBoss bisa mendapatkan 1.000 pesanan. Namun Irzan masih enggan untuk memberikan bocoran berapa nilai transaksi yang terjadi dari pesanan tersebut.

Berbicara soal investor, Irzan mengatakan pemodal besar untuk bisa terus berkembang. "Tidak bisa startup jalan sendirian, harus kolabolasi untuk punya partner yang paham benar akan dunia startup. Tak hanya masalah pendanaan tapi juga advise karena venture capital sudah punya pengalaman dan punya akses lebih luas", kata Irzan.

Soal banyaknya permintaan, hingga enam bulan YesBoss hadir, ada satu permintaan yang paling aneh diminta pelanggan.

"Ada yang minta untuk dicariin 5 daun salam. Akhirnya dapet di pasar koja. Tidak ingat harganya berapa, tapi berhasil kita penuhi permintaannya", kenang CEO YesBoss ini (tyo)