Menkominfo saat menjadi pembicara kunci dalam seminar nasional "Strategi dan Arah Kebijakan Smart City di Indonesia Menghadapi Tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN" di Jakarta, Selasa, mengatakan Jakarta memiliki kecepatan akses Internet 7,3 Mbps.
Kecepatan tersebut di ASEAN hanya di bawah Singapura, lebih baik dibandingkan Kuala Lumpur (Malaysia) maupun Bangkok (Thailand).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Maluku dan Papua hanya 300 Kbps," kata Rudiantara.
Lihat juga:Dana USO jadi Jaminan Proyek Palapa Ring |
![]() |
Proyek palapa ring terbagi dalam tiga paket, paket Barat, Tengah dan Timur. Dari tiga paket palapa ring tersebut, untuk Barat dan Tengah, telah ditandatangani proyeknya dan segera dibangun.
Untuk paket Barat dimenangkan oleh Konsorsium Moratel-Triasmitra dengan komposisi; PT Moratelematika Indonesia sebesar 90 persen dan PT Ketrosden Triasmitra 10 persen.
Paket Barat ini menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dengan total panjang kabel serat optik mencapai 2.000 km.
Paket tengah dimenangkan oleh Konsorsium Pandawa Lima dengan komposisi; PT LEN (Ketua Konsorsium) sebesar 51 persen, PT Teknologi Riset Global Investama (TRG) 34 persen, PT Sufia Technologies 5 persen, PT Bina Nusantara Perkasa (BNP) 5 persen, dan PT Multi Kontrol Nusantara sebesar 5 persen.
Paket Tengah menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km.
Sementara untuk Palapa Ring Paket Timur, Rudiantara akan melakukan tender ulang sekaligus menunggu kepastian penandatanganan dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
(antara)
