Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan massa yang menamakan diri mereka Forum Komunikasi Pengemudi Online pada Minggu malam (21/8). Menurut rencana, massa akan turun ke jalan mulai dari Senayan, lalu Istana Merdeka, Kementerian Perhubungan, dan DPR/MPR.
Menurut laporan Detikcom, Kepolisian telah memberi arahan agar tidak terjadi demonstrasi anarkis dan tidak melakukan konvoi. Oleh karena itu, Kepolisian tidak menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana demonstrasi Forum Komunikasi Pengemudi Online ini dilakukan untuk memprotes uji kir dan menolak Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No.32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.
Perusahaan Grab dan Uber, diketahui sejak Juni lalu mendorong mitra mulai melakukan uji KIR yang sampai saat ini masih bergulir.
Grab sendiri menggandeng mitra koperasi Persatuan Pengusaha Rental Indonesia (PPRI) yang telah menampung sebanyak 3.500 unit kendaraan berpelat Jakarta, kemudian Uber bermitra dengan Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama (KJTUB), sementara GoCar bermitra dengan Panorama Mitra Sarana. Sayangnya perusahaan-perusahaan itu tidak membocorkan jumlah armada yang telah lulus uji KIR. (adt)