Nyatanya, sejak resmi diluncurkan pada 22 Agustus lalu, hingga kini Samsung masih bungkam terkait alasan keterlambatan pengiriman Galaxy Note 7 ke tangan pelanggan.
Mengutip laman The Verge, Samsung kabarnya tengah menghadapi beberapa masalah serius. Salah satunya terkait dengan pengujian daya tahan baterai yang mudah meledak. Keputusan Samsung memilih pihak ketiga sebagai pembuat kabel USB-C diduga menjadi penyebabnya.
Lihat juga:Penjualan Galaxy Note 7 Terganjal Bahan Baku |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengiriman Galaxy Note 7 tertunda karena ada sejumlah tes tambahan yang dilakukan untuk menjaga kualitas produk," kata seorang perwakilan Samsung kepada Reuters.
Lebih lanjut pihak Samsung Indonesia tidak merinci alasan dibalik penundaan yang terjadi selama lebih dari dua pekan tersebut.
Perusahaan asal Korea Selatan ini membekali sejumlah sensor canggih pada ponsel terbarunya, mulai dari pemindai sidik jari (fingerprint scanner), sensor mata (iris scanner), hingga pena digital yang didesain lebih pintar.