Salah satu sumber terdekat kepada Bloomberg mengatakan rencana pemutusan hubungan kerja ini secara tidak langsung akan berimbas pada pola kerja tim.
Tepat setahun lalu, perusahaan yang didirikan oleh Jack Dorsey ini juga mem-PHK 336 karyawan. Sumber yang sama memastikan jumlah karyawan yang akan dirumahkan tahun ini masih akan berubah tergantung keputusan perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Twitter Berpotensi 'Tak Laku' Dijual |
Kabar ini muncul jelang laporan keuangan kuartal tiga yang akan dirilis Kamis (27/10). Pihak perusahaan memilih bungkam terkait kabar yang beredar.
Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir performa keuangan dan pertumbuhan pengguna Twitter kian menurun. Hingga akhir kuartal kedua 2016, layanan microblogging dilaporkan hanya memiliki 313 juta pengguna aktif, meningkat tiga persen dari periode yang sama setahun silam.
Lihat juga:Akhir Oktober Twitter Dikabarkan Akan Dijual |
Untuk bangkit dari keterpurukan, Twitter diketahui dalam tahap diskusi penjualan dengan beberapa perusahaan seperti Walt Disney Co., Alphabet Co., dan Salesforce yang kemudian memilih untuk menghentikan penawaran.
Akibat kabar mundurnya Salesforce otomatis memukul nilai saham Twitter hingga 5 persen di angka US$16,88 atau Rp220 ribu pada dua pekan lalu. Di sisi lain, nilai saham Salesforce justru mengalami kenaikan hingga 5 persen ke level US$74,27 atau Rp970 ribu.
(evn)