Apple Kembangkan Kacamata Pintar Serupa Google Glass

Ervina Anggraini, CNN Indonesia | Rabu, 16/11/2016 11:57 WIB
Apple Kembangkan Kacamata Pintar Serupa Google Glass CEO Apple Tim Cook. (Foto: AFP PHOTO / Josh Edelson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple diketahui mulai melirik pengembangan perangkat pintar lain yang paling potensial - dan beresiko - yakni sebuah kacamata pintar.

Sumber terdekat Apple kepada Bloomberg mengatakan saat ini pihak perusahaan dalam tahap eksplorasi proyek rahasia tersebut. Langkah eksplorasi yang dimaksud diketahui adanya percakapan bisnis dengan sejumlah penyedia komponen untuk kacamata pintar.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini diketahui memesan sejumlah komponen yang dapat menampilkan gambar lengkap dengan informasi terkait langsung ke mata untuk keperluan pengujian dan pengembangan.



Sejauh ini Apple diketahui belum menunjukkan tanda-tanda untuk mulai memproduksi masal dan memesan komponen-komponen tersebut dalam jumlah massif.

Perangkat pintar yang tengah dikembangkan kabarnya akan terhubung secara nirkabel dengan iPhone. Kemampuan menampilkan gambar dan informasi lain langsung ke pandangan pemakai dengan menggunakan teknologi berbasis augmented reality.

Juru bicara Apple, Trudy Muller menolak memberikan tanggapan terkait kabar yang beredar.

Kabar kemunculan perangkat baru tentu menjadi angin segar ditengah tuntutan yang dihadapi CEO Tim Cook seiring dengan semakin merosotnya angka penjualan iPhone di seluruh dunia. Sementara sejauh ini sekitar dua per tiga pendapatan Apple berasal dari penjualan iPhone.


Gelagat ketertarikan Apple mengembangkan kacamata pintar sebenarnya sudah terlihat sejak perusahaan mengakuisisi startup Tuplejump. Startup asal India ini fokus mengembangkan pembelajaran berbasis mesin dan kecerdasan buatan.

Sebelumnya Apple diketahui juga telah mengakuisisi empat perusahaan kecerdasan buatan lainnya yakni VocallQ, Emotient, Metaio, dan Perceptio.

Tak cukup sampai disitu, Apple juga mengajak dua orang mantan karyawan perusahaan VR untuk bergabung pada bulan Juli dan September.

Dalam sebuah wawancara media, Cook sempat mengakui ketertarikan perusahaan untuk mengembangkan teknologi augemneted reality. Kala itu ia menyebut AR bisa memberikan pengalaman yang lebih baik karena mampu memetakan objek menjadi lebih nyata.

"AR berpotensi menjadi sangat hebat, dan kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di bidang ini," ungkap Cook disebuah konferensi pada Juli lalu. (evn/evn)