Trump Enggan Tinggalkan Akun Twitter Pribadinya
CNN Indonesia
Selasa, 17 Jan 2017 15:19 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski kicauannya menuai kontroversi, presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia akan tetap menggunakan akun Twitter pribadinya setelah ia resmi menjabat sebagai orang nomor satu Negeri Paman Sam.
Selama ini, linimasa akun @realDonaldTrump dipenuhi oleh publikasi kontroversi dari Trump sendiri. Kicauannya tak sedikit yang menyerang langsung lawan politiknya, mengkritik tokoh lain tak terkecuali bintang Hollywood, hingga mampu merontokkan saham perusahaan swasta.
Sejak euforia pemilu AS yang berlangsung di awal bulan November 2016, banyak yang memprediksi soal nasib akun @POTUS yang saat ini masih digunakan oleh tim Presiden Barack Obama.
Terpilihnya Trump semakin memberi tanda tanya besar, apakah dirinya akan meninggalkan akun @realDonaldTrump yang kontroversial dan bermigrasi ke @POTUS, atau tetap menggunakan akun pribadinya.
Sang taipan real estate itu pun telah menjawab rasa penasaran banyak pihak terkait penggunaan media sosialnya.
"Saya akan tetap menggunakannya [akun @realDonaldTrump]," ujar Trump kepada media The Times.
Ia menyambung, "saya punya [pengikut] 46 juta orang sekarang, itu jumlah yang sangat banyak, sudah termasuk Facebook, Twitter, dan Instagram. Jika Anda tahu ada 46 juta orang di luar sana, maka saya akan memakai @realDonaldTrump."
Trump pun mengaku sejak awal ia sempat berpikir akan mengurangi kicauannya di Twitter, namun ia mengklaim bahwa media seringkali memberitakan dirinya "secara tidak jujur".
"Soal tweeting, saya pikir saya bisa mengurangi aktivitas itu, tapi saya sering diliput secara tidak jujur oleh media. Saya bisa menulis di Twitter berbicara ini itu, dan mereka [media] bisa membacanya sesaat setelah saya publikasikan tweet itu," imbuhnya.
Sementara itu portal Independent mewartakan, ada kemungkinan juga Trump dan tim kepresidenannya juga mengelola akun @POTUS yang dihibahkan kepadanya.
Seperti diketahui, akun Twitter @realDonaldTrump yang berada langsung di bawah kendali Trump menjadi alat paling jitu dalam menanggapi segala hal, serta memberi update tentang transisinya sebagai presiden AS ke-45. Inagurasinya secara resmi akan berlangsung pada 20 Januari esok.
Selama ini, linimasa akun @realDonaldTrump dipenuhi oleh publikasi kontroversi dari Trump sendiri. Kicauannya tak sedikit yang menyerang langsung lawan politiknya, mengkritik tokoh lain tak terkecuali bintang Hollywood, hingga mampu merontokkan saham perusahaan swasta.
Sejak euforia pemilu AS yang berlangsung di awal bulan November 2016, banyak yang memprediksi soal nasib akun @POTUS yang saat ini masih digunakan oleh tim Presiden Barack Obama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang taipan real estate itu pun telah menjawab rasa penasaran banyak pihak terkait penggunaan media sosialnya.
Ia menyambung, "saya punya [pengikut] 46 juta orang sekarang, itu jumlah yang sangat banyak, sudah termasuk Facebook, Twitter, dan Instagram. Jika Anda tahu ada 46 juta orang di luar sana, maka saya akan memakai @realDonaldTrump."
Trump pun mengaku sejak awal ia sempat berpikir akan mengurangi kicauannya di Twitter, namun ia mengklaim bahwa media seringkali memberitakan dirinya "secara tidak jujur".
"Soal tweeting, saya pikir saya bisa mengurangi aktivitas itu, tapi saya sering diliput secara tidak jujur oleh media. Saya bisa menulis di Twitter berbicara ini itu, dan mereka [media] bisa membacanya sesaat setelah saya publikasikan tweet itu," imbuhnya.
Sementara itu portal Independent mewartakan, ada kemungkinan juga Trump dan tim kepresidenannya juga mengelola akun @POTUS yang dihibahkan kepadanya.
Seperti diketahui, akun Twitter @realDonaldTrump yang berada langsung di bawah kendali Trump menjadi alat paling jitu dalam menanggapi segala hal, serta memberi update tentang transisinya sebagai presiden AS ke-45. Inagurasinya secara resmi akan berlangsung pada 20 Januari esok.