Facebook Rogoh Rp40,5 Triliun untuk Virtual Reality
CNN Indonesia
Kamis, 19 Jan 2017 16:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Keseriusan Facebook menjadikan virtual reality (VR) sebagai masa depan platform komputasi ditunjukkan dengan nilai investasi yang fantastis.
Ambisi Facebook tersebut mendorong sang CEO Mark Zuckerberg mengalokasikan dana hingga US$2 miliar atau sekitar Rp40,5 triliun untuk mengembangkan VR.
Seperti dilaporkan New York Times, dana yang dikeluarkan Facebook diketahui untuk rentang waktu lima hingga 10 tahun ke depan.
Salah satu misi yang menjadikan Facebook berani merogoh kocek besar tak lain untuk memproduksi massal VR dalam jumlah ratusan hingga jutaan unit.
Sebelumnya, Zuckerberg telah menginvestasikan nilai yang tak kalah fantastis untuk lini bisnis VR Play. Industri VR diprediksi menjadi teknologi masa depan yang mampu melahirkan jutaan inovasi baru.
Facebook sendiri telah mengakuisisi Oculus pada Maret 2014 senilai US$2 miliar dengan rincian alokasi retensi karyawan sebesar US$700 juta dan US$300 juta untuk milestone perusahaan.
Nilai investasi yang dirogoh Zuckerberg sendiri diketahui sebagai salah satu permintaan CEO Oculus, Brendan Iribe untuk menguji coba lebih jauh kemampuan teknologi VR.
Sang pendiri Facebook memang dikenal sangat optimis terhadap teknologi VR sebagai platform sosial yang menjanjikan.
"Sebentar lagi kita akan hidup di dunia di mana semua orang memiliki kemampuan berbagi dan merasakan suasana seakan-akan Anda sedang di sana," ungkapnya beberapa waktu silam.
Ambisi Facebook tersebut mendorong sang CEO Mark Zuckerberg mengalokasikan dana hingga US$2 miliar atau sekitar Rp40,5 triliun untuk mengembangkan VR.
Seperti dilaporkan New York Times, dana yang dikeluarkan Facebook diketahui untuk rentang waktu lima hingga 10 tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu misi yang menjadikan Facebook berani merogoh kocek besar tak lain untuk memproduksi massal VR dalam jumlah ratusan hingga jutaan unit.
Sebelumnya, Zuckerberg telah menginvestasikan nilai yang tak kalah fantastis untuk lini bisnis VR Play. Industri VR diprediksi menjadi teknologi masa depan yang mampu melahirkan jutaan inovasi baru.
Nilai investasi yang dirogoh Zuckerberg sendiri diketahui sebagai salah satu permintaan CEO Oculus, Brendan Iribe untuk menguji coba lebih jauh kemampuan teknologi VR.
Lihat juga:Menakar Virtual Reality di Masa Depan |
Sang pendiri Facebook memang dikenal sangat optimis terhadap teknologi VR sebagai platform sosial yang menjanjikan.
"Sebentar lagi kita akan hidup di dunia di mana semua orang memiliki kemampuan berbagi dan merasakan suasana seakan-akan Anda sedang di sana," ungkapnya beberapa waktu silam.