Sopir Gojek kini Bisa Cicil Rumah Rp 15 Ribu Perhari

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Rabu, 10/05/2017 11:01 WIB
Sopir Gojek kini Bisa Cicil Rumah Rp 15 Ribu Perhari Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Jakarta, CNN Indonesia -- Gojek luncurkan program swadaya. Dengan program ini, mitra pengemudi Gojek bisa melakukan cicilan untuk mendapatkan akses kepemilikan rumah, berangkat umrah, hingga menunaikan ibadah haji. Gojek mengandeng tiga bank untuk program ini, yaitu BTN, PermataBank Syariah, dan BNI Syariah.

Tawaran kepemilikan rumah paling menarik ditawarkan oleh PermataBank Syariah. Hanya dengan menyisihkan Rp15-30 ribu setiap hari, mitra pengemudi bisa menabung untuk berangkat haji. Hingga awal Mei, sudah ada 162 mitra yang mengikuti program ini.

Di sisi lain, mitra Gojek yang tertarik untuk mengikuti tabugan umrah perlu menabung Rp35 ribu per hari saja. Sayangnya, belum ada keterangan soal jumlah mitra yang telah mengikuti program ini.

Sementara untuk program KPR, para mitra Gojek bisa memiliki rumah dengan DP 1 persen dan suku bunga 5 persen dan tetap selama 20 tahun. Para sopir perlu menyisihkan Rp42 ribu setiap hari untuk bisa mengikuti program ini. Saat ini sebanyak 957 mitra Go-Jek sudah masuk dalam program.


Inklusi keuangan

PT Gojek Indonesia telah menandatangani kerjasama Swadaya ini ditandai dengan tiga bank itu Selasa (9/5). Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen keempat lembaga dalam meningkatkan inklusi keuangan pekerja sektor informal.

Nadiem Makarim, CEO Gojek menyebutkan bahwa program ini dibuat karena mitra Gojek sering dianggap tidak bankable. Akibatnya, mereka mengalami kesulitan saat mengakses produk perbankan.

“Dengan kerjasama ini, para mitra kami punya akses kepada produk KPR dari BTN, tabungan haji, dan tabungan umrah. (Hal ini) sebelumnya tidak bisa mereka dapatkan. Ini juga salah satu bentuk dukugan kami meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia,” tambah Nadiem.

Nadiem juga mengatakan bahwa program ini bisa diikuti oleh mitra yang loyal dan berprestasi selama memberikan layananya kepada konsumen. 

Bagaimana caranya?

Ardelia Apti selaku VP of Internal Portals & Swadaya Program at Gojek lebih lanjut memberikan penjelasan menjelaskan bahwa ada beberapa syarat yang harus dipenuhi mitra pengemudi agar bisa mengikuti program. Mulai dari loyalitas pengemudi, performa, hingga integritas kerja.
"Loyalitas dilihat dari sudah berapa lama dia join dengan kami. Lalu kami juga punya track untuk performanya, rating-nya. Kemudian, apakah dia pernah melakukan pelanggaran atau perilaku kurang terpuji. Mereka diundang untuk mengikuti proses seleksi dan filter dari masing-masing bank sesuai protocol,” papar Ardelia.

Sekadar informasi, Gojek kini memiliki 250 ribu partner sopir ojek dan mobil. Perusahaan berharap program ini bisa diluncurkan di seluruh Indonesia mesi program KPR saat ini hanya tersedia di sekitar Jabodetabek.