Korut Diduga Berada DIbalik Serangan WannaCry

Reuters/Tri Wahyuni , CNN Indonesia | Selasa, 16/05/2017 15:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Para peneliti keamanan siber menemukan bukti teknis tentang kemungkinan adanya hubungan antara Korea Utara dengan Ransomware WannaCry yang menyerang 300 ribu komputer di 150 negara sejak Selasa lalu. 

Symantec dan Kaspersky Lab mengatakan beberapa kode pada versi awal software wannacry juga muncul dalam program yang digunakan Lazarus Group. Para peneliti mengidentifikasi Lazarus sebagai operasi pembajakan yang dipakai Korea Utara.

Namun, kedua perusahaan itu mengatakan terlalu dini untuk menyimpulkan Korea Utara terlibat dalam serangan siber yang menghebohkan dunia itu.