Malware yang dijuluki 'Judy' pertama kali ditemukan oleh perusahaan penyedia peranti lunak, Checkpoint. 'Judy' diketahui menyerang sedikitnya 41 aplikasi yang tersedia di PlayStore.
Kesemua aplikasi yang terinfeksi virus tersebut diketahui milik pengembang asal Korea Selatan, Enistudio.
Tanpa perlu menunggu lama, Google diketahui telah menarik semua aplikasi yang berpotensi terkena virus dari toko aplikasinya. Mengingat, penemuan ini cukup mengejutkan dan berpotensi menyebar dalam waktu cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih mendapatkan tampilan normal, hal ini justru memicu pendapatan ke operator penyebar iklan dan pembuat virus. Pembuat malware berhasil menyusup ke sistem perlindungan PlayStore dengan menciptakan aplikasi yang menjadi tempat 'bermukimnya' virus.
Lihat juga:Ponsel Pintar Aman dari Serangan WannaCry |
"Peretas menciptakan aplikasi yang seakan-akan normal untuk terhubung dengan perangkat korban. Ketika terpasang, mereka membuat koneksi dengan server untuk mencari keuntungan dari pengguna ponsel yang memasang aplikasi tersebut," tulis tim Checkpoint seperti dilansir The Register.
Munculnya kasus penyebaran virus mengingatkan pentingnya memeriksakan informasi dan penilaian pengguna mengenai aplikasi sebelum mengunduhnya di PlayStore.